Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelas proyek tersebut yakni pembangunan saluran drainase jalan Dawe-Soco, Jalan Panjang-Peganjaran, Jalan Panjang-Karangsambung, Jalan Karangbener-Dau, Jalan Hadiwarno-Golantepus.

Serta pada Jalan Ganesha I, Jalan Klaling-Pladen, Jalan Hadipolo-Tanjungrejo, Jalan Winong-Getasrabi, dan Jalan Pedawang-Dersalam.

Kasie Drainase pada Dinas PUPR Kudus Bimo Sekti Bagus Tohari mengatakan, proyek drainase telah rampung tepat pada waktunya. Untuk selanjutnya akan masuk ke fase pemeliharaan oleh pihaknya.

“Sudah rampung, kini masuk fase pemeliharaan,” katanya.

Untuk memastikan sebelas proyek telah rampung secara maksimal, Pihak PUPR akan melakukan masa pengawasan dan perawatan setidaknya selama enam bulan pertama. Jika dalam masa tersebut tersebut terjadi kerusakan, maka pihak penggarap akan melakukan pertanggungjawaban.

”Selama enam bulan pertama akan kami berlakukan semacam sistem garansi. Juga akan kami awasi dengan intens,” katanya.
”Selama enam bulan pertama akan kami berlakukan semacam sistem garansi. Juga akan kami awasi dengan intens,” katanya.Bimo menyebut, apabila material yang digunakan telah sesuai, jika tidak terjadi bencana atau pengerusakan dengan sengaja, drainase-drainase tersebut diprediksi bakal tetap kuat hingga sepuluh tahun ke depan.Hanya, masyarakat juga diharapkan turut merawat saluran-saluran drainase yang telah rampung dibangun.Antara lain dengan tidak membuang limbah atau sampah yang sulit terurai. Atau sampah-sampah yang dapat menjadi penyumbat saluran air tersebut.“Drainase tersebut akan mampu melebihi sepuluh tahun jika masyarakat setempat mau merawatnya dengan baik,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler