Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasubid Pengembangan Pegawai  pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kudus Hendro Muswinda mengatakan jika pihaknya telah mengirim surat pada pihak univervesitas untuk mengadakan seleksi di sana.

“Kami sudah berkirim surat setelah sebelumnya kami menyurvey lokasi terlebih dahulu,” ucapnya, Rabu (4/12/2019)

Hanya, untuk kepastiannya, pihaknya akan menunggu  surat balasan dari pihak universitas terkait hal ini. Mengingat sudah ada tiga kabupaten lain yang juga ingin menggunakan universitas tersebut untuk menggelar tes SKD. Yakni Kabupaten Blora, Grobogan, dan Karanganyar.

“Kami tengah menunggu surat balasannya,” lanjutnya.

Sedang untuk biaya tesnya, biaya per peserta naik menjadi Rp 80 ribu. Setelah tahun sebelumnya biaya tes per peserta adalah Rp 50 ribu. Biaya, tentunya ditanggung oleh pihak Pemkab Kudus untuk menyewa sejumlah fasilitas tes dan keamanan dari para peserta.

“UNS sendiri  dipilih karena berbagai pertimbangan. Salah satunya cukup representatif untuk penyelenggaraan SKD,” katanya.
“UNS sendiri  dipilih karena berbagai pertimbangan. Salah satunya cukup representatif untuk penyelenggaraan SKD,” katanya.Sedang untuk jadwal tes pasti, apabila tidak ada perubahan kemungkinan besar masih dilaksanakan pada bulan Febuari 2019 mendatang.Terkait verifikasi berkas, lanjut Hendro, hingga kini pihak pansel masih melakukan verifikasi. Dimungkinkan, akan selesai dan rampung pada pekan ini. Dengan berkas yang belum terverifikasi kurang dari tiga ribu berkas.“Kami masih lakukan verifikasi. Semoga bisa rampung sesuai waktu yang ditentukan,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler