Nyopet Guru dengan Modus Cari Tumpangan, Pria di Kudus Babak Belur Dihajar Massa
Anggara Jiwandhana
Minggu, 8 Desember 2019 14:23:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Aksi Harnadi dalam melakukan pencopetan tergolong nyeleneh. Bagaimana tidak, ia dengan nekatnya mengambil dompet dari saku celana Ahmad saat dibonceng korban.
Sebelumnya, pelaku menghentikan korban yang mengendarai sepeda motor dan meminta tumpangan. Saat itu korban baru pulang dari tempatnya mengajar menuju rumah.
Kapolsek Gebog AKP Sumanah mengatakan, peristiwa ini terjadi di jalan utama Rahtawu- Gebog. Bhabinkamtibnas pun langsung terjun ke lokasi kejadian sebelum pelaku lebih bonyok diamuk masa atas perbuatannya.
Untuk kronologi lengkap, Sumanah mengatakan jika kejadian berawal mula ketika korban yang pulang mengajar dicegat oleh pelaku dan meminta tumpangan dengan tujuan ke Gebog. Karena searah, lanjutnya, korban pun mengiyakan dan memberikan tumpangan.
“Merasa satu jalur maka korban memberikan tumpangan dengan memboncengkan dengan sepeda motor," katanya.
Dalam perjalanan, kata Sumanah, korban merasa dompetnya ditarik dari dalam kantong bagian belakang. Dengan spontan, Ahmad langsung memegang tangan pelaku dan segera mengamankan dompetnya.
“Korban lantas menurunkan pelaku dan menanyai motif pelaku, tapi pelaku hanya diam,” lanjutnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



