Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
“Kudus sudah siap dalam penanggulangan serta tanggap bencana. Semua personel dan peralatan sudah disiapkan untuk mengantisipasi datangnya bencana yang tak terduga,” kata Plt Bupati Kudus HM Hartopo usai melakukan cek kesiapan dan peralatan tanggap bencana di Alun-alun Kudus.
Selain mengecek kesiapan elemen terkait, sosialisasi pada relawan-relawan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga sudah dilakukan. Hal tersebut dilakukan guna menyelaraskan pandangan terkait penanggulangan bencana.
“Relawan-relawan juga disosialisasikan tanggap bencana,” ucapnya.
Setelah disosialisasi, para relawan diminta untuk meneruskan informasi pada semua elemen masyarakat yang ada di sekitarnya. Dengan begitu, kesiapan Kudus dalam tanggap bencana bisa maksimal.
“Jangan sampai lalai, ini sudah masuk musim hujan. Intensitasnya juga sedang tinggi-tingginya,” terangnya
Untuk titik-titik rawan bencana, lanjutnya, di Kudus ada sekitar enam titik daerah rawan bencana. Yakni di Kecamatan Dawe dan Gebog yang merupakan rawan bencana longsor. Kemudian empat sisanya, Kecamatan Kaliwungu, Mejobo, Jati, dan Jekulo memiliki potensi rawan banjir.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



