Tes SKD CPNS Kudus Digelar 4-8 Februari, Peserta Jangan Bawa Jimat
Anggara Jiwandhana
Selasa, 28 Januari 2020 15:15:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala bidang Pengembangan dan Pendikan Pelatihan pada Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kudus Tulus Triyatmika, Selasa (28/1/2020) mengatakan, pelaksanaan tes akan digelar mulai 4-8 Februari 2020 di Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).
Tulus pun mengimbau pada semua peserta untuk mencermati semua aturan yang berlaku. Selain hal-hal pokok, Tulus juga menyarankan agar para peserta hadir minimal dua jam sebelum waktu pelaksanaan tes.
“Jika tes jam delapan pagi, sebaiknya memang datang jam enam pagi,” katanya.
Selisih waktu dua jam tersebut, kata Tulus, akan digunakan untuk administrasi peserta. Satu jam sebelum tes akan digunakan untuk registrasi. Sedang satu jam sebelum registrasi akan digunakan untuk persiapan.
Peserta juga diharapkan tidak membawa benda-benda berharga. Seperti kalung emas, arloji, atau perhiasan dan aksesoris lainnya termasuk jimat. Karena saat akan memasuki tes, barang tersebut akan diminta dan dikumpulkan pada petugas atau dititipkan pada pendamping.
“Tidak perlu membawa jimat atau hal lainnya, percaya saja pada kemampuan diri,” ujarnya.
Untuk pelaksanaan sendiri, katanya dilaksanakan di UNS Surakarta. Dengan waktu tes yakni tanggal empat hingga tanggal delapan Febuari 2020. Tiap harinya akan dibagi menjadi lima sesi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



