Stok Bawang Putih di Kudus Diperkirakan Hanya Cukup Dua Pekan
Anggara Jiwandhana
Rabu, 5 Februari 2020 14:28:12
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Perdagangan Sudiharti saat meninjau harga bawang putih di Pasar Bitingan, Rabu (5/2/2020) mengatakan, stok bawang putih memang tengah menipis.
Walau masih ada, kuantitasnya tidak sebanyak hari-hari biasanya. Kenaikan harga dalam beberapa hari ke depan pun diperkiran bakal terjadi untuk komoditas tersebut. Dikarenakan kenaikan harga pada distributor.
“Sekarang ada yang Rp 46 ribu ada yang Rp 48 ribu tergantung jenisnya, kami harapkan dalam dua pekan ke depan masih bisa stabil,” katanya.
Sementara salah satu penjual bawang putih Kunyati menyebut, jika sejak melambungnya harga bawang putih, jualannya kini melesu. Jika pada hari-hari normal pihaknya bisa menjual hingga 20 kilogram, kini tak lebih dari lima kilogram.
“Sekarang sedang sepi karena harganya yang melambung tinggi,” ujarnya.
Baca: Dampak Corona, Harga Bawang Putih Impor di Kudus Melonjak Tajam
Sedangkan Kristiyanto (45), salah satu pengusaha kerupuk di Kudus yang menggunakan bawang putih sebagai bahan dasar mengatakan, pihaknya tidak melakukan menyetok bawang putih seperti biasanya. Untuk saat ini, pihaknya hanya membeli sesuai kebutuhan saja.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



