Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala DPUPR Kudus Joko Mukti mengatakan rekomendasi diberikan lantaran pihaknya kurang memiliki peralatan yang lengkap untuk mengkaji kemiringan gedung.

Hanya, menurut pengamatan secara visualnya, bangunan RSUD memang terjadi penurunan. Terutama pada dasar bangunan. Sedang pada struktur bangunan masih dalam keadaan cukup aman. “Penurunannya tidak bersamaan,” ucapnya, Jumat (14/2/2020).

Walau demikian, pihaknya tetap merekomendasikan bangunan tersebut dikaji oleh pihak yang berkompeten.

Sehingga bisa mengetahui apakah bangunan tersebut masih dalam keadaan layak atau tidak. Karena bersangkutan dengan keselamatan pasien. “Dengan begitu, hasilnya lebih bisa dipertanggungjawabkan,” terangnya.

Terkait dengan surat rekomendasinya, katanya, tengah dibuatkan draftnya untuk disampaikan kepada RSUD Loekmono Hadi Kudus.

Sementara itu, Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus Abdul Azis Achyar menyatakan masih menunggu hasil kajian dari Dinas PUPR Kudus terkait terkait kelayakan Ruang Dahlia.

Untuk sementara waktu, katanya, pasien kelas I yang sebelumnya berada di lantai II dan III ruang Dahlia dipindahkan ke ruang Edelweis. Total tempat tidur yang tersedia di ruang Dahlia di lantai I, II dan III mencapai 76 tempat tidur.Diberitakan sebelumnya, Gedung Dahlia pada RSUD Loekmono Hadi, Kudus miring, karena diduga adanya tanah ambles.Pasien pada lantai dua dan tiga pun dipindah kamarnya ke beberapa gedung lain. Guna menghindari hal-hal yang tak diinginkan terjadi.Walau demikian, pihaknya memastikan jika lantai satu pada bangunan tersebut masih layak dan aman digunakan untuk ditinggali pasien. Karena beban pada lantai II dan III sudah berkurang. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler