Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pelaksana tugas BKPP Kudus Catur Widyatno mengatakan, hingga Selasa (18/2/2020) hari ini belum ada satu peserta pun yang datang untuk mengambil barang-barang tersebut. Padahal, sejumlah barang lain yang tersita sudah banyak yang diambil pemiliknya.

“Jimat belum ada yang ambil, barang-barang lain sudah ada yang diambil,” ucapnya Selasa (18/2/2020).

Oleh karena itu, pihaknya kembali mengimbau pada para pemilik jimat maupun barang yang lain agar segera mengambilnya di Kantor BKPP Kudus. Terlebih jika barang yang sempat disita saat ujian CPNS lalu tergolong penting.

“Sementara kami simpan, jika ada yang ingin mengambil silahkan ke kantor,” terangnya.

Baca: BKPP Kudus Akan Kembalikan Jimat yang Disita dari Pelamar CPNS

Sebelumnya, BKPP Kudus telah meminta pada semua peserta yang merasa barangnya disita saat pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Pemkab Kudus beberapa waktu lalu agar segera mengambil di kantor BKPP di Pendapa Pemkab Kudus.Temasuk di antaranya puluhan benda yang menyerupai jimat atau benda keberuntungan yang disita saat peserta akan memasuki tes seleksi kompetensi dasar yang dilaksanakan di Universitas Negeri Solo.Beberapa barang yang menyerupai jimat adalah berupa barang-barang seperti kemenyan, garam, beras, kacang hijau, dan beberapa benda atau bungkusan lainnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler