Banjir Surut, Warga Kesambi Kudus Mulai Tinggalkan Pengungsian
Anggara Jiwandhana
Jumat, 21 Februari 2020 12:39:24
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Warga yang mengungsi di balai desa pun mulai meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah. Sejumlah warga yang rumahnya terendam lumpur juga mulai membersihkan sisa-sisa lumpur yang ada di dalam rumah.
Kepala Desa Kesambi Masri mengatakan, jika air mulai surut sejak Kamis (20/2/2020) malam. Beberapa warga bersama para relawan juga mulai melakukan kerja bakti hingga dini hari. “Kemudian dilanjutkan hari ini,” katanya.
Sedang untuk jumlah pengungsi, kata Masri, hingga pagi tadi masih ada sebanyak 56 warga. Jumlah tersebut terdiri dari enam rukun warga (RW). Yakni dari RW 1, kemudian RW 6, RW 7, RW 9, RW 10, dan RW 2.
“Kebanyakan dari mereka lansia dan balita, sehat semua, hanya sedikit kena gatal-gatal,” terangnya.
Sementara pengungsi yang telah pulang Nurul Komariah mengatakan jika pihaknya baru bisa membersihkan rumahnya pagi ini usai dirinya bersama anaknya mengungsi.
“Kami baru bisa membersihkan, rumah kami terendam satu meteran,” terangnya saat membersihkan rumahnya.
Baca juga:
- Tanggul Sungai Jebol, Banjir Semeter Genangi Desa Kesambi Kudus
- Acara Mantenan Relawan SAR di Kesambi Kudus Ambyar Gara-Gara Dapat Tamu Banjir
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



