Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dokter Guntur Arya Puntadewo, dari Rumah Sakit Aisyiyah Kudus, Rabu (4/3/2020) mengatakan, jika jahe merah memang mengandung antioksidan yang tinggi. Zat tersebut, dikatakan bisa menangkal berbagai virus dan bakteri yang masuk ke dalam tubuh manusia.

Antioksidan, kata Guntur, merupakan molekul yang mampu memperlambat atau mencegah proses oksidasi molekul lain.

”Oksidasi adalah reaksi kimia yang dapat menghasilkan radikal bebas, sehingga memicu reaksi berantai yang dapat merusak sel,” katanya.

Sedang reaksi zat antioksidan di tubuh, lanjutnya, bisa membuat sistem imun atau kekebalan tubuh  lebih kebal dari orang yang tidak mengonsumsi jahe merah. Dengan begitu, orang yang mengonsumsi jahe merah bisa lebih kebal dari penyakit.

“Jadi tidak virus corona saja, virus atau bakteri penyebab penyakit lain juga bisa ditangkal,” ujarnya.

Guntur pun menganjurkan untuk mengonsumsi jahe merah sehari sekali saja. Dengan begitu, sistem kekebalan tubuh bisa semakin meningkat dan baik.

Selain itu, pola hidup sehat juga diharapkan bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari. “Gerakan masyarakat hidup sehat bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari,” terangnya.

Baca: Diyakini Ampuh Tangkal Corona, Warga di Kudus Mulai Berburu Jahe MerahDiberitakan sebelumnya, masyarakat Kabupaten Kudus mulai mengonsumsi rempah-rempah untuk menangkal bahaya virus corona yang mulai merebak di Indonesia. Salah satu di antaranya adalah jahe merah.Jahe merah, dianggap sebagian masyarakat Kudus ampuh untuk mencegah virus yang berasal dari negara Tirai Bambu tersebut.Salah satu warga yang mulai rutin mengonsumsi jahe merah tersebut adalah Sri Wahyuni, warga Desa Mlati Norowito, Kecamatan Kota Kudus. Sebelum isu wabah corona merebak dirinya mengaku jarang sekali mengonsumsi jahe merah.“Saya baru-baru ini saja mengonsumsinya, baru mengonsumsi saat wabah mulai merebak ini,” ucapnya saat ditemui ketika sedang berbelanja di Pasar Kliwon, Kudus, Rabu (4/3/2020). Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler