Corona Mewabah, Sensus Penduduk Online di Kudus Diperpanjang
Anggara Jiwandhana
Senin, 30 Maret 2020 16:15:22
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kudus Rahmadi Agus Santosa menjelaskan, sensus penduduk online sejatinya akan berakhir 31 Maret besok. Namun diperpanjang, karena adanya wabah virus corona di Indonesia.
“Seharusnya besok, namun akhirnya diperpanjang sampai tanggal yang sudah ditentukan,” ucapnya via WhatsApp Senin (30/3/2020) sore.
Diperpanjangnya jadwal sensus penduduk online pun akan berdampak pada jadwal sensus penduduk wawancara. Serta perekrutan tenaga penyensus dan pelatihannya pun juga akan ikut mundur.
“Tentu akan berimbas ke sana, SPO diperpanjang, otomatis sensus wawancara akan diundur,” lanjutnya.
Sebagai rencana awal, lanjutnya, sensus penduduk wawancara akan dilaksanakan sekitar bulan September 2020 mendatang. Sementara untuk perekrutan tenaga penyensus, kemungkinan akan dibuka pada bulan Juni atau Agustus 2020 mendatang.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



