Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pemotongan tersebut akan diambilkan dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP). Dengan besaran potongan sebesar 2,5 persen.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kudus Samani Intakoris memperkirakan total besaran potongan yang akan diperoleh dan disumbangkan untuk penanganan Covid-19 tersebut mencapai Rp 450 juta.

“Dana itu akan kami pesankan APD yang dibutuhkan tim medis saat ini,” jelas Sam’ani saat menyerahkan bantuan APD pada Plt Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (1/4/2020).

Pihaknya pun hingga kini telah memesan sedikitnya seribu alat pelindung diri untuk dipakai tenaga medis dan petugas di lapangan.

Pemesanan APD tersebut, lanjutnya dipesankan pada pelaku usaha lokal Az Zahra di Kabupaten Kudus guna meningkatkan ekonomi masyarakat. “‎Untuk saat ini barangnya sekitar 150 unit, lainnya menyusul secara bertahap,” jelasnya.

‎Sementara untuk sasaran penerima APD,  akan diprioritaskan kepada petugas kesehatan di rumah sakit. Kemudian untuk bidan desa, serta Bintara Pembina Keamanan Ketertiban Masyarakat (Babinsa).

“APD itu bisa dipakai sewaktu-waktu saat dibutuhkan, misalnya saat ada pasien dalam pengawasan (PDP) yang meninggal,” terangnya.

‎Sementara  Plt Bupati Kudus HM Hartopo juga turut menerima bantuan dari Djarum Foundation berupa baju cover all 200 buah, masker bedah 400 lembar.Selain itu pihaknya juga mendapat sarung tangan medis 150 boks, kacamata google 250 buah, helm kaca 50 ribu unit, dan 2.000 tablet vitamin C. ”Kami akan mendistribusikan ke tujuh rumah sakit dari lini satu, dua, dan tiga, serta puskesmas,” lanjutnya.‎Menurutnya, tim medis di Kabupaten Kudus sangat membutuhkan bantuan tersebut. Karena kenyataan di lapangan, kata Hartopo, para tenaga medis sangat kekurangan APD. Tak jarang pula mereka memakai APD yang tidak standar.“Bahkan karena sangat darurat pakaian yang dipakai untuk APD itu tidak standar kesehatan. Padahal tim medis ini bersentuhan langsung dengan pasien PDP Covid-19,” terangnya.Hartopo menambahkan, perjuangan tim medis sangat perlu diapresiasi. Perjuangan mereka pun tidak bisa diukur dengan apapun. Karena menurut Hartopo, para tenaga medis merupakan pejuang kemanusiaan."‎Tim medis saat ini merupakan garda terdepan untuk penanganan covid-19," pungkasnya.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler