Protes Bermunculan, Pemkab Kudus Batalkan Rencana Karantina Pemudik
Anggara Jiwandhana
Sabtu, 4 April 2020 15:50:50
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Hingga Jumat (3/4/2020) malam saja, warga dari dua desa yakni Desa Colo, Kecamatan Dawe dan Desa Bakalan Krapyak, Kecamatan Kaliwungu melakukan protes berat hingga memblokade akses masuk ke desa mereka. Mereka menolak bangunan di desanya dijadikan tempat karantina.
Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kudus Joko Dwi Putranto mengatkan rencana karantina pemudik ODP akan dikaji lebih mendalam lagi. Untuk sementara, para pemudik dipulangkan ke rumahnya masing-masing terlebih dahulu.
“Untuk sementara kami pulangkan, kemarin sudah ada dua,” katanya Sabtu (4/4/2020) sore.
Pihaknya pun berharap para ODP bisa benar-benar melakukan karantina mandiri dengan sungguh-sungguh selama 14 hari di rumahnya. Karena hal tersebut benar-benar bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona di Kudus.
“Kami minta dengan sangat mereka harus bisa mengkarantina diri sendiri dengan baik,” ucapnya.
Sementara untuk pencegahan, Joko mengatakan akan memaksimalkan screening di semua perbatasan Kudus. Mereka yang datang akan didata dan dicek kesehatannya oleh tim medis. Sebelum benar-benar diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya.
“Kami akan maksimalkan di sana untuk sementara ini sembari memikirkan proses karantinanya,” terangnya.
Seperti diketahui, warga Rusunawa Bakalan Krapyak Kaliwungu, Kudus melancarkan aksi protesnya terkait bakal dipakainya bangunan Rusunawa RTB-4 untuk karantina ODP. Mereka pun dengan tegas menolak Rusunawa TB-4 menjadi lokasi karantina dengan sejumlah pertimbangan.
- Warga Colo dan Rusunawa Kudus Protes Desanya Jadi Lokasi Karantina Pemudik
- Ini Alasan Warga Colo Kudus Tolak Graha Muria Jadi Lokasi Karantina Pemudik
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



