Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka kemudian dibawa ke kantor Satpol PP Kudus guna diberikan pembinaan dan dilakukan pendataan.

Kepala Satpol PP Kudus Djati Solechah mengatakan, kesembilan bocah tersebut ternyata berasal dari luar kota. Mereka terdiri dari enam orang laki-laki dan tiga orang perempuan.

“Mereka kami beri pembinaan untuk kemudian kami pulangkan,” katanya, Kamis (16/4/2020).

Djati menyebut, kesembilan bocah tersebut sempat kejar-kejaran dengan Satpol PP Kudus yang bertugas.

Karena saat akan diciduk, mereka lari ke perkampungan. “Kami pun coba mengejarnya hingga akhirnya tertangkap semua,” ujarnya.

Kemudian, kata Djati, mereka dibawa ke kantor dan diberi pembinaan. Hukuman berupa push up dan potong rambut juga diberikan.

“Kami potong rambutnya supaya mereka sedikit rapi penampilannya saat akan pulang,” lanjutnya.Walau begitu, karena tengah mewabahnya Covid-19, kesembilan bocah diinapkan sementara di kantornya semalam. Sedang pemulangannya dilakukan pagi tadi.Sementara terkait kondusifitas di Kabupaten Kudus, lanjutnya, pihaknya terus melakukan giat patroli dan monitoring keliling ke daerah-daerah rawan pelanggaran perda.Pihaknya juga melakukan monitoring ke sejumlah desa guna memastikan tidak ada kegiatan yang dirasa melanggar perda maupun melanggar anjuran pemerintah terkait social distancing. “Semalam juga ke Getas Pejaten, di sana juga aman kondusif,”  pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler