Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Direktur Utama Rumah Sakit Mardi Rahayu Kudus dr Pujianto Senin (5/5/2020) mengatakan, besaran tarif untuk layanan RDT sebesar Rp 400 ribu untuk sekali tes. Sistem pendaftaran juga dilakukan secara online.

"Bagi yang ingin melaksanakan RDT drive thru bisa lakukan reservasi di nomor 0888 0196 2606," terangnya.

Program layanan terbaru dari RS Mardi Rahayu ini diluncurkan sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penularan Covid-19 di Kudus.

“Selama ini pemeriksaan swab test seringkali harus mengantre dan lama. Sehingga program screening Covid-19 ini jadi penting sekali,” jelas Pujianto.

Hasilnya bahkan diklaim lebih sensitif dibanding metode RDT dengan menggunakan stik seperti yang selama ini dilakukan. “Sudah kami siapkan banyak jumlah RDT,” terangnya.

Baca: RS Mardi Rahayu Siapkan Program RDT untuk Masyarakat

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Joko Dwi Putranto mengatakan, saat ini yang menjadi garda terdepan bukanlah para tenaga kesehatan.

Joko mengatakan, masyarakatlah yang seharusnya saat ini menjadi garda terdepan untuk memutus mata rantai penularan Covid-19.“Masyarakat kini jadi garda terdepan, untuk memutus mata rantai penularan dengan menerapkan physical distancing,” tekannya.Joko mengatakan, apabila masyarakat memerhatikan protokol kesehatan dengan menjaga jarak satu sama lain dan menggunakan masker setiap hari, maka dapat mencegah penularan Covid-19.“Saya mengharapkan masyarakat juga ikut berperan pencegahan penularan,” jelas Joko. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali MuntohaCatatan Redaksi: Artikel ini telah mengalami penyuntingan ulang pada hari Selasa (5/5/2020) pukul 04.48 demi peningkatan kualitas tulisan. Terima kasih.

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler