Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Public Affair Manajer PT Djarum Kudus Rachma Muchtar menjelaskan, untuk jumlah karyawan pabrik yang menerima THR sebanyak 48.118 orang.

“Meliputi buruh harian sebanyak 6.774 orang dan buruh borong sebanyak 41.344 orang,” katanya.

Total dana yang disediakan untuk membayar THR yakni Rp 97,023 miliar. Terdiri dari THR buruh borong, dialokasikan sebesar Rp 81,01 miliar dan buruh harian sebesar Rp 16,01 miliar.

“Tahun ini mengalami kenaikan, sebelumnya perusahaan menganggarkan Rp 95,83 miliar,” ujarnya.

Sementara untuk jumlah pekerja pada tahun sebelumnya tercatat sebanyak 47.306 orang. Meliputi pekerja borong sebanyak 40.318 orang dan pekerja harian sebanyak 6.988 orang.

Soal corona, pihaknya mengakui perusahaan memang mengubah pola kerja semenjak wabah tersebut menyerang Kudus. Di antaranya dengan memberlakukan waktu kerja dua shift.

“Kami juga mengatur jarak pekerja dan mewajibkan mereka cuci tangah sebelum masuk, tentunya memakai masker,” lanjutnya.

Jika ditemui pekerja yang kurang sehat, maka diminta untuk segera memeriksakan diri. Kemudian dianjurkan untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari.“Jika sudah baikan dan sudah enakan maka sudah diperbolehkan untuk bekerja kembali,” Jelas MuchtarSunarti, salah seorang buruh rokok dari PT Djarum mengaku senang bisa mendapatkan THR lebih awal. Uang THR tersebut, lanjut dia, akan digunakan untuk kebutuhan keluarga saat lebaran.“Saya memang menantikan pembayaran THR karena untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga menjelang Lebaran, sedangkan suami tidak lagi bekerja akibat dampak Covid-19,” terangnyaSunarti sendiri, katanya, telah bekerja di PT Djarum sudah sekitar 15 tahun lamanya. Untuk THR tahun ini, dia mengaku mendapat uang sebesar Rp 2,2 juta. “Lumayan untuk Lebaran,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler