Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Hartopo mengaku yakin jika menyelesaikan sisa kasus terkonfirmasi positif corona di kabupaten ini.

“Kami akan berusaha bulan Juli sudah selesai kasus corona di Kudus ini,” katanya, Kamis (14/5/2020).

Landasan prediksi itu menurutnya adalah mulai menurunnya angka kasus positif dan naiknya persentase kesembuhan pasien corona.

Menurutnya, total Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hingga hari ini ada sebanyak 206 orang. Dari jumlah tersebut, kini hanya tersisa sekitar 18 orang yang masih dirawat. “Kebanyakan sudah pulang sehat dan dinyatakan negatif,” ujarnya.

Selain itu, tambah dia, rumah sakit rujukan lini satu yakni RSUD Dr Loekmono Hadi Kudus kini juga sudah zero kasus pasien positif Covid-19.

“Saat ini rumah sakit yang masih menangani pasien corona  yakni RS Mardi Rahayu,” jelas Hartopo.

Baca: 367.477 Keluarga di Grobogan Terkena Dampak Pandemi Corona

Ia juga mengatakan, saat ini masih ada lima pasien corona yang masih dalam perawatan dan menunggu hasil swab terakhir. Pasien yang masih dirawat ini berasal dari dalam dan luar ‎wilayah.
Ia juga mengatakan, saat ini masih ada lima pasien corona yang masih dalam perawatan dan menunggu hasil swab terakhir. Pasien yang masih dirawat ini berasal dari dalam dan luar ‎wilayah.“‎Saya mengharapkan Kudus bisa segera keluar dari zona merah, dan kembali menjadi zona hijau,” jelas Hartopo.‎Diketahui sebelumnya, RSUD Loekmono Hadi Kudus mengumumkan nol kasus pasien corona yang dirawat di rumah sakit itu, Kamis (14/5/2020). Hal ini seiring dengan sembuhnya lima pasien yang tersisa.Lima pasien tersebut, dua di antaranya merupakan tenaga kesehatan yakni satu dokter dan satu perawat. Sementara tiga sisanya merupakan masyarakat Kudus yang terpapar corona dari luar wilayah.Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dr Andini Aridewi menjelaskan, sampai saat ini sudah ada beberapa notifikasi terkait hasil swab belasan tenaga kesehatan.“Secara informal, hasilnya negatif, namun kami masih menunggu notifikasi resmi dari pihak laboratorium,” jelas Andini. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler