Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Hartopo mengatakan, walau di tengah keterbatasan aktivitas karena pembatasan sosial, pihaknya tetap akan mengupayakan pendistribusian berjalan lancar.

Mengingat pendistribusian menjadi faktor penting keberhasilan bantuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak Covid-19.

“Kami berusaha terus menjalin komunikasi dengan pemerintah desa,” katanya saat Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Tengah menyerahkan hasil monitoring, di pendapa Kudus, Rabu (3/6/2020).

Selain kelancaran distribusi, data penerima bantuan juga menjadi perhatiannya. Pihaknya terus mengingatkan agar pemerintah desa mendata secara rinci penerima bantuan baik dari pusat, provinsi, dan kabupaten.

“Pembaharuan data terus dilakukan sehingga penyaluran bantuan efektif,” ujarnya.

Transparansi data juga diimbau oleh Hartopo dengan cara menempelkan data penerima di papan pengumuman desa. Hal tersebut dilakukan agar masyarakat dapat memverifikasi kevalidan bantuan.

"Kami terus mengimbau agar data tersebut dibuka dan ditempelkan di papan pengumuman desa. Agar masyarakat ikut memverifikasi data penerima bantuan,” terangnya.

Hartopo menambahkan, penyaluran bantuan sosial di masa pandemi mengalami berbagai tantangan. Mulai dari waktu yang terbatas hingga pembatasan kegiatan masyarakat.Dinamika koordinasi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa pun tidak bisa maksimal, sehingga penyaluran tidak begitu maksimal.“Kami terus berupaya terus menjalin komunikasi agar bantuan sosial dapat efektif,” katanya.Pihaknya berharap Perwakilan BPKP Provinsi Jawa Tengah bisa terus bersinergi dan memonitor penyaluran bantuan sosial di Kabupaten Kudus.“Semoga monitoring ini terus berlanjut dan bersinergi membangun bersama Pemkab Kudus,” pungkasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler