Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Gudang tersebut, terbakar pada Rabu (3/6/2020) malam pukul 20.00 WIB. Sebelas unit mobil pemadam pun telah diturunkan guna memadamkan api tersebut.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Bergas Catursasi Penanggungan mengatakan, pihak pemadam kini tengah berupaya menembus gudang dikarenakan terkunci rapat.

"Pintu sangat sulit dibuka karena terkunci rapat," katanya via WhatsApp.

Ia menyebut, kobaran api setidaknya telah menghanguskan sekitar 4.500 unit ban baru yang disimpan dalam gudang tersebut. Setelah sebelumnya, api membakar ratusan ban bekas di luar gudang.

Nilai kerugian yang ditaksir pun melonjak drastis. Bergas, semula menaksirkan kerugian mencapai satu miliar rupiah lebih.

Baca: Gudang Istana Ban Kudus Terbakar, Kerugian Ditaksir Semiliar Lebih

Namun kini karena api telah melahap gudang ban baru, maka kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar."Untuk ban sendiri ditaksir mencapai Rp 2,25 miliar. Sementara bangunannya berkisar Rp 250 juta," terangnya.Luas bangunan gudang sendiri, menurut dia sebesar 10x15 meter dengan dua lantai.Petugas pemadam masih berjibaku memadamkan api. Hingga saat ini belum diketahui penyebab pasti dari terbakarnya ratusan ban di gudang tersebut. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler