Pasar Kliwon Kudus Disemprot Disinfektan Selama Ditutup, Pengawasan Bakal Diperketat
Anggara Jiwandhana
Jumat, 5 Juni 2020 15:05:01
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Selama ditutup, dilakukan penyemprotan disinfektan. Pasar konfeksi tersebut pun bakal dibuka pada Minggu (5/6/2020) lusa.
Saat dibuka nanti, pengawasan terhadap pengunjung dan pedagang akan semakin diperketat. Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus bakal menutup 19 akses masuk ke pasar ini.
Kepala Pasar Kliwon, Sugito menjelaskan, untuk total keseluruhan pintu di Pasar Kliwon adalah sebanyak 31 pintu. Sehingga saat ditutup nanti, pengunjung hanya memiliki 12 akses masuk saja.
“Pintu nanti hanya dibuka dari sisi barat, timur, dan selatan pasar,” ucap Gito di sela-selapenyemprotan Pasar Kliwon, Jumat (5/6/2020).
Pembatasan pintu masuk sendiri, lajut dia, ditujukan untuk memudahkan pengawasan pengunjung yang datang di area Pasar Kliwon. Karena selama ini, pihaknya cukup kesulitan untuk mengawasi secara menyeluruh.
“Jumlah petugas pasar yang ada saat ini hanya 13 orang. Sehingga penutupan pintu ini akan memudahkan pengawasan kami,” katanya.
Baca: Protokol Kesehatan Tak Ditaati, Pasar Kliwon Kudus Ditutup Dua Hari
Pihaknya pun akan mempertegas aturan dengan menegur dan tidak memperbolehkan pengunjung masuk ke area pasar apabila tidak membawa masker.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



