Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penutupan menurutnya tidak hanya akan dilakukan dua hari saja seperti di Pasar Kliwon sebelumnya, melainkan sampai sepekan penuh.

“Tidak dua hari, sekarang apabila ada pasar yang melanggar dan tak tertib protokol, akan ditutup sepekan,” kata Hartopo, Rabu (10/6/2020).

Patokan tidak tertibnya pelaksanakan protokol kesehatan di pasar, kata dia, adalah apabila pengunjung dan pedagang tak memakai masker saat bertransaksi maupun beraktivitas dalam pasar.

Selain itu, pengunjung dan pedagang masih tidak tertib dalam menerapkan physical distancing dan social distancing.  “Jangan sampai pasar harus tutup sepekan karena tak tertib protokol kesehatan,” ujarnya.

Untuk mendukung itu, Hartopo telah menginstruksikan dinas terkait untuk menutup sebagian akses pintu masuk di pasar-pasar Kudus. Dengan tujuan, pengunjung bisa termonitor dengan jelas.

Pada tiap pintu yang dibuka, lanjut dia, juga telah diinstruksikan petugas untuk berjaga dan mengingatkan pengunjung yang masuk untuk memakai masker dan jaga jarak selama dalam pasar. “Jika tidak mau langsung disuruh pulang saja,” kata dia.

Baca: Protokol Kesehatan Tak Ditaati, Pasar Kliwon Kudus Ditutup Dua Hari

Oleh karena itulah pihaknya berharap masyarakat bisa tertib dan patuh pada pedoman normal baru. Sehingga tak terjadi penularan virus corona di dalam pasar.Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus sendiri telah mencatat ada dua pasar yang pedagangnya terpapar corona. Yakni di Pasar Kliwon dan Pasar Bitingan Kudus.Untuk kasus di Pasar Kliwon, adalah warga Jepara yang memiliki kios di pasar tersebut. Yang bersangkutan, sudah meninggal dunia pada 2 Juni lalu dengan penyakit penyerta.Sementara untuk pedagang Pasar Bitingan, diketahui merupakan seorang perempuan berumur 23 tahun. Yang bersangkutan kini tengah dirawat di RSUP dr Kariadi Semarang, untuk mendapat perawatan lebih lanjut.Sebelumnya Pasar Kliwon Kudus ditutup sementara selama dua hari mulai Jumat (5/6/2020) lalu, karena pedagang dan pembeli bandel tak menerapkan protokol kesehatan. Selain itu, penutupan juga dilakukan untuk melakukan strerilisasi lantaran ada pedagang yang meninggal dengan status positif corona. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler