Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari 96 kasus tersebut, terdapat 47 pasien dirawat, 14 kasus isolasi, 29 pasien sembuh dan meninggal 6 kasus. Sementara untuk luar wilayah dari 42 kasus terdapat 20 pasien dirawat, 15 kasus sembuh dan empat kasus meninggal.

Walau demikian Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, kenaikan kasus tersebut masih cukup wajar.

Kenaikan kasus ini menurut dia, dikarenakan tracing massif yang dilakukan oleh Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pada kontak erat pasien positif.

“Kudus sendiri masih zona kuning, tidak ada masalah,” kata Hartopo saat di pendapa Kabupaten Kudus, Rabu (17/6/2020).

Kenaikan tersebut juga karena Kudus telah memiliki alat Real Time (RT) PCR yang digunakan untuk menguji swab pasien corona. Sehingga proses deteksi pasien positif corona semakin cepat. “Jadi tidak usah kaget apabila kenaikan terus ada,” jelas Hartopo.
Kenaikan tersebut juga karena Kudus telah memiliki alat Real Time (RT) PCR yang digunakan untuk menguji swab pasien corona. Sehingga proses deteksi pasien positif corona semakin cepat. “Jadi tidak usah kaget apabila kenaikan terus ada,” jelas Hartopo.Walau demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku.Di antaranya tetap mengenakan masker ketika berada di luar rumah. Serta mencuci tangan dengan menggunakan sabun ataupun hand sanitizer saat bersentuhan dengan objek di luar rumah. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler