Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pasalnya, ada yang menyalahgunakan tempat cuci tangan umum itu, bukan sesuai keperuntukannya. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus pun sering mendapati kondisi ini.

“Sempat ada yang sampai dibuat untuk mencuci peralatan dagang,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus Bergas Catursasi Penanggungan, Kamis (25/6/2020) pagi.

BPBD Kudus hingga saat ini setidaknya telah menempatkan sekitar sepuluh lebih tandon atau toren air, untuk tempat cuci tangan masyarakat. “Kami harapkan mereka turut merawatnya, jangan dijahili,” ujarnya.

Kata Merawat yang dimaksud pihaknya, adalah tetap membiarkan toren air tersebut bekerja sesuai fungsinya, yakni untuk tempat cuci tangan. Bukan disalahgunakan untuk keperluan yang lain.

Selain itu, pihaknya juga berharap masyarakat turut berperan serta menyediakan sabun cuci tangan apabila habis. Atau setidaknya, lanjut dia, tidak mengambil sabun beserta tempatnya bila pihaknya mengisi ulang sabun.Bergas pun tak memungkiri jika kejadian seperti itu tak hanya terjadi sekali dua kali.  “Ini jangan sampai dilakukan lagi, kalau bisa malah turut menyediakan, dapat pahala,” jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler