Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, tujuh pasien sembuh tersebut berasal dari enam kecamatan berbeda.

Yakni Kecamatan Kota dua orang, Kecamatan Dawe, Kecamatan Jekulo, Kecamatan Mejobo, Kecamatan Kaliwungu dan Kecamatan Undaan masing-masing satu orang.

“Termasuk nenek usia 64 tahun asal Kecamatan Kota, yang memiliki riwayat kontak dan penyakit penyerta,” kata Andini Kamis malam.

Yang bersangkutan, kata dia, sudah dirawat di Rumah Sakit Aisyiah sejak 28 Mei 2020 lalu. Hasil swab akhirnya menunjukkan hasil yang negatif.

Sementara untuk enam pasien lainnya, lanjut Andini, merupakan pasien yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Loekmono Hadi Kudus. Hasil swab ulang mereka juga menunjukkan hasil yang negatif.

Walau demikian, GTTP Kudus juga mencatat ada tujuh kasus baru selama dua hari ini. Salah satu di antaranya merupakan anak berusia lima tahun asal Kecamatan Kaliwungu.

Selain itu, lanjut Andini, tiga kasus lainnya juga berasal dari Kecamatan Kaliwungu. Kemudian ditambah masing-masing satu pasien dari Kecamatan Jati, Bae, dan Jekulo. “Pasien positif merupakan hasil tracing pasien-pasien sebelumnya,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Andini, tiga kasus lainnya juga berasal dari Kecamatan Kaliwungu. Kemudian ditambah masing-masing satu pasien dari Kecamatan Jati, Bae, dan Jekulo. “Pasien positif merupakan hasil tracing pasien-pasien sebelumnya,” ujarnya.Bocah usia lima tahun beserta enam pasien lainnya kini jalani isolasi mandiri, karena kondisinya memungkinkan untuk dilakukan hal tersebut.Hingga berita ini diturunkan, kasus corona di Kabupaten Kudus kini mencapai angka 195 kasus. Dengan rincian 133 kasus dari dalam wilayah, dan 55 kasus luar wilayah.Untuk rincian kasus dalam wilayah, dari 140 kasus, masih ada 52 pasien dirawat, 37 kasus isolasi, sembuh 43 kasus, dan meninggal delapan kasus.Untuk kasus luar wilayah dari 55 kasus terdapat 28 kasus dirawat , enam kasus isolasi, 17 kasus sembuh dan empat kasus meninggal. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler