Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Yakni total ada 59 kasus corona di kecamatan ini. Kemudian disusul oleh Kecamatan Kota dengan 41 kasus corona.

Lalu di bawahnya ada Kecamatan Kaliwungu dengan 37 kasus, Kecamatan Bae 34 kasus, Kecamatan Jekulo 24 kasus, dan Kecamatan Undaan 22 kasus.

Sementara untuk tiga kecamatan lainnya, yakni Kecamatan Mejobo 19 kasus, Kecamatan Dawe ada 15 kasus dan Kecamatan Gebog 11 kasus.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus, untuk kasus kematian paling tinggi, adalah di Kecamatan Jati dengan tujuh kasus. Kemudian Kecamatan Kota enam kasus dan Kecamatan Bae lima kasus. Sementara yang paling rendah adalah Kecamatan Gebog satu kasus.

Untuk angka kesembuhan tertinggi juga berada di Kecamatan Jati dengan 21 kasus, kemudian Kecamatan Kota 15 kasus, dan Kecamatan Kaliwungu 11 kasus.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kudus Andini Aridewi mengatakan, untuk semua kasus kematian pasien corona di Kabupaten Kudus, keseluruhannya meninggal dengan penyakit penyerta.

“Belum ada kasus meninggal yang murni karena corona,” ucap Andini.

Sementara terkait kesembuhan pasien, salah satu faktornya memang bergantung dengan imunitas pasien tersebut. Selain faktor utamanya adalah penanganan yang tepat dari rumah sakit.
“Persentase kesembuhan juga makin tinggi apabila pasien tak memiliki penyakit penyerta,” jelas dia.Andini menambahkan, di masa sekarang memang semua pihak berisiko terpapar corona. Mengingat banyaknya Orang Tanpa Gejala (OTG) yang masih berkeliaran. Kabupaten Kudus sendiri, kini tengah memantau sebanyak 303 OTG.“Oleh karena itu kami tak hentinya mengingatkan supaya masyarakat tertib protokol kesehatan,” katanya.Protokol kesehatan yang dimaksud adalah tetap menjaga jarak saat berada di kerumunan. Serta terus memakai masker ketika berada di luar rumah. “Jangan lupa rajin mencuci tangan dengan sabun,” jelas Andini.Sampai saat ini, jumlah kasus corona di Kabupaten Kudus kini mencapai 354 kasus. Dengan rincian 262 kasus dalam wilayah dan 92 kasus luar wilayah.

Dari 262 kasus dalam wilayah tersebut ada 45 kasus dirawat, 89 kasus isolasi, sembuh 99 kasus, dan meninggal 28 kasus. Serta satu kasus isolasi.

Kemudian untuk kasus luar wilayah dari 92 kasus terdapat 11 kasus dirawat , 38 kasus isolasi, 33 kasus sembuh dan 9 kasus meninggal dan satu kasus isolasi.

 Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler