Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengkonfirmasi hal tersebut. Andini mengatakan, evaluasi terkait status zona memang dilakukan Gugus Tugas nasional tiap pekannya.
“Kabupaten Kudus statusnya sudah turun kembali menjadi oranye,” kata Andini via telepon, Rabu (15/7/2020) siang.
Walau menurun, Andini tetap mewanti-wanti agar masyarakat tetap patuh protokol kesehatan. Mengingiat kurva penularan corona di Kota Kretek masih mengalami kenaikan.
“Harus tetap menjalankan protokol kesehatan yang berlaku,” ujarnya.
Andini menambahkan, standar pengukuran perubahan warna zona, salah satunya adalah terkait kapasitas atau daya tampung rumah sakit. “Tidak hanya dari jumlah kasusnya saja,” jelas dia.
Sementara hingga Rabu siang, GTPP Covid-19 Kudus mencatat ada sebanyak 419 kasus. Dengan rincian 298 kasus dalam wilayah, dan 121 kasus dari luar wilayah.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



