Ada 42 Kasus Corona di Kudus Hari Ini, Penambahan Terbanyak Selama Pandemi
Anggara Jiwandhana
Jumat, 17 Juli 2020 20:02:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari 42 kasus baru tersebut, 32 kasus terkonfirmasi berasal dari dalam wilayah. Sementara 10 lainnya berasal dari luar wilayah.
Juru Bicara GTPP Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, hasil swab pada hari ini memang banyak yang terkonfirmasi positif corona.
Penambahan jumlah kasus hari ini, juga menjadi yang terbanyak selama Kudus diterpa pandemi corona. “Hasil swabnya memang keluar banyak (posiitif),” ucap Andini Jumat malam.
Walau demikian, pihaknya mengatakan penambahan tersebut bukan karena adanya klaster. Melainkan transmisi lokal dan penularan komunitas. “Yang sumber penularannya belum diketahui,” terangnya.
Pola persebaran dan penularan virus di Kota Kretek sendiri, kata dia, memang sudah mengalami perubahan pola. Pada kasus awal, pola penularan virus adalah karena adanya perjalanan ke daerah terjangkit.
Namun kini, lanjutnya, pola persebaran sudah menjadi transmisi lokal. “Oleh karena itulah kami berharap masyarakat tertib menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.
Untuk status zona penularan virus corona, Kudus kini menjadi zona oranye atau risiko sedang kembali. Setelah pekan lalu, Kudus masuk zona merah penyebaran corona.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



