Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dari 42 kasus baru tersebut, 32 kasus terkonfirmasi berasal dari dalam wilayah. Sementara 10 lainnya berasal dari luar wilayah.

Juru Bicara GTPP Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, hasil swab pada hari ini memang banyak yang terkonfirmasi positif corona.

Penambahan jumlah kasus hari ini, juga menjadi yang terbanyak selama Kudus diterpa pandemi corona. “Hasil swabnya memang keluar banyak (posiitif),” ucap Andini Jumat malam.

Walau demikian, pihaknya mengatakan penambahan tersebut bukan karena adanya klaster. Melainkan transmisi lokal dan penularan komunitas. “Yang sumber penularannya belum diketahui,” terangnya.

Pola persebaran dan penularan virus di Kota Kretek sendiri, kata dia, memang sudah mengalami perubahan pola. Pada kasus awal, pola penularan virus adalah karena adanya perjalanan ke daerah terjangkit.

Namun kini, lanjutnya, pola persebaran sudah menjadi transmisi lokal. “Oleh karena itulah kami berharap masyarakat tertib menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Untuk status zona penularan virus corona, Kudus kini menjadi zona oranye atau risiko sedang kembali. Setelah pekan lalu, Kudus masuk zona merah penyebaran corona.

Untuk diketahui, Jumlah kasus terkonfirmasi positif total di Kabupaten Kudus kini mencapai 529 kasus. Dengan rincian 352 kasus dalam wilayah dan 133 kasus luar wilayah.Untuk rincian kasus dalam wilayah, ada sebanyak 72 pasien dirawat, 66 pasien menjalani isolasi mandiri, 177 kasus pasien sembuh, dan 37 kasus pasien meninggal.Kabupaten Kudus juga menangani pasien dari luar Kota Kretek. Sampai saat ini sendiri, sudah ada 133 pasien luar wilayah yang ditangani.Dari jumlah tersebut, masih ada sebanyak 23 pasien yang dirawat di Kudus. Kemudian ada sebanyak 31 pasien luar wilayah yang menjalani isolasi mandiri.Sementara untuk angka kesembuhan pasiennya mencapai 65 pasien. Serta angka kasus meninggal mencapai 14 pasien. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler