Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


“Jepara, Pati itu transitnya di Kudus, kami tidak bisa membatasi atau karantina wilayah,” kata Hartopo, Selasa (21/7/2020).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus itu mengatakan, jika Kudus juga merupakan kota perdagangan. Sehingga jika diterapkan karantina wilayah, akan sangat memengaruhi sektor tersebut.

Oleh karenanya, Hartopo mengajak semua elemen untuk mawas diri. Dia juga minta semua elemen selalu memiliki inovasi untuk menyesuaikan diri dengan kenormalan baru. “Ini untuk memproteksi diri sendiri dan orang lain,” ujarnya.

Hartopo mengakui, sampai saat ini tingkat kesadaran masyarakat akan protokol kesehatan semakin menurun. Persentasenya bahkan di angka 50 persen ke bawah. “Cenderung menganggap sudah normal,” jelas dia.

Hingga saat ini sendiri, kasus corona di Kudus tercatat mencapai 534 kasus. Dengan rincian 392 kasus dalam wilayah dan 142 kasus luar wilayah.

Untuk rincian kasus dalam wilayah, ada sebanyak 57 pasien dirawat, 93 pasien menjalani isolasi mandiri, 196 kasus pasien sembuh, dan 46 kasus pasien meninggal.
Untuk rincian kasus dalam wilayah, ada sebanyak 57 pasien dirawat, 93 pasien menjalani isolasi mandiri, 196 kasus pasien sembuh, dan 46 kasus pasien meninggal.Kabupaten Kudus juga menangani sejumlah pasien dari luar daerah. Sampai saat ini sendiri, sudah ada 142 pasien luar wilayah yang ditangani.Dari jumlah tersebut, masih ada sebanyak 20 pasien yang dirawat. Kemudian ada sebanyak 36 pasien luar wilayah yang menjalani isolasi mandiri.Sementara untuk angka kesembuhan pasiennya mencapai 70 pasien. Serta angka kasus meninggal mencapai 16 pasien. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler