Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mawar diproyeksikan akan menjadi calon anggota legislatif (caleg) dari PKB, untuk daerah pemilihan (dapil) Mejobo, Bae, dan Undaan.

“Proyeksinya memang akan menjadi Caleg di pemilu mendatang,” kata Ketua DPC PKB Kudus Mukhasiron saat menggelar taaruf pengurus baru, Selasa (21/7/2020).

Mawar sendiiri, kata Mukhasiron, sudah menyatakan keinginannya untuk maju sebagai caleg melalui PKB. Surat pernyataan terkait kesediaan untuk mencalonkan diri pun sudah dibuat oleh Mawar.

“Untuk sementara beliau ingin nyaleg dahulu lewat PKB, surat pernyataan sudah,” ujarnya.

Soal asal usul bagaimana Mawar Hartopo bisa di PKB, Mukhasiron mengatakan memang sedari awal yang bersangkutanlah yang ingin masuk ke PKB.

Karena PKB adalah partai terbuka, lanjut dia, maka dipersilahkanlah untuk bergabung. “Kami memang partai terbuka, siapapun bisa masuk ke PKB,” jelas dia.

Baca: Istri Plt Bupati Kudus Terjun ke Politik, Diangkat Jadi Wakil Ketua DPC PKBSementara Plt Bupati Kudus HM Hartopo sebelumnya juga mengaku tak keberatan dengan keputusan istrinya tersebut. Hartopo juga menegaskan hal tersebut merupakan kemauan dari istrinya sendiri.Hartopo mengatakan, istrinya memang sebelumnya aktif dalam Muslimat NU. Sehingga memang apabila diangkat menjadi wakil ketua pihaknya tidak mempermasalahkan. “Daripada nganggur, saya membebaskan istri saya untuk ini,” terangnya.Mawar sendiri, kata Hartopo, juga sempat diminta masuk ke DPC PDI Perjuangan, namun karena  sejumlah pertimbangan, pihaknya urung melakukan tersebut. ”Karena saat itu juga ada pencopotan Bu Rina, jadi tidak enak,” jelas Hartopo. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler