Komisi VIII DPR RI Dipameri Mesin RT-PCR di Kudus, Bisa Cepat Deteksi Covid-19
Anggara Jiwandhana
Selasa, 21 Juli 2020 16:45:35
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menjelaskan jika keberadaan mesin RT-PCR sudah sebulan lebih dioperaiskan. Dengan mesin tersebut, pihaknya bisa mendeteksi pasien corona dengan lebih cepat.
“Kudus mendapat bantuan dari stakeholder baik dari pusat, provinsi, maupun kalangan swasta. Tak hanya APD, alat RT-PCR juga kami terima,” ucap dia.
Hartopo mengatakan, alat tersebutlah yang membawa Kabupaten Kudus menjadi zona merah. Karena banyaknya spesimen yang diuji dan hasilnya juga keluar lebih cepat dibanding sebelumnya.
“Ini karena kami lakukan skrining massal, mengingat Kudus jadi rujukan di eks-Karesidenan Pati. Mudah-mudahan Kudus kembali ke zona hijau,” ujarnya.
[caption id="attachment_192196" align="aligncenter" width="880"]
Plt Bupati Kudus HM Hartopo saat memaparkan progam penanganan Covid-19 pada Komisi VIII DPR RI. (MURIANEWS/Istimewa)[/caption]Selain menjelaskan terkait penanganan Covid-19, Hartopo juga menjelaskan kondisi Kabupaten Kudus secara keseluruhan. Ia menyampaikan bagaimana kondisi Kabupaten Kudus baik secara geografis, kebudayaan, dan maupun lainnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



