Jadi Percontohan, Pasar Rakyat Kudus Diberi Sekat Pembatas Antara Pedagang dan Pembeli
Anggara Jiwandhana
Rabu, 22 Juli 2020 14:12:23
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Bidan Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan Kudus Albertus Harys Yunanto mengatakan, pemasangan sekat antara pedagang dan pengunjung sebenarnya sudah dilakukan.
Sementara sekat antar pedagang dengan pedagang lain sesegera mungkin akan dipasangkan. “Sesuai intruksi Plt Bupati Kudus kami akan pasang sekat antarpedagang,” katanya Rabu (22/7/2020).
Harys mengatakan, butuh setidaknya 100 lebih sekat untuk memaksimalkan penerapan protokol kesehatan. Karena dalam pasar tersebut, ada setidaknya 198 lapak pedagang yang tersedia.
“Sementara lapak yang terisi memang baru ada sekitar 60 pedangan lebih,” kata dia.
Selain pemasangan sekat antarpedagang dan pembeli, pihanya juga telah melengkapi dengan fasilitas cuci tangan lengkap dengan sabunnya. Petugas jaga yang ditugaskan untuk memantau pengunjung tak bermasker juga telah disiagakan.
“Kami lengkapi semua fasilitas yang mendukung penerapan protokol kesehatannya,” jelas Harys.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



