Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dokter Andini Aridewi mengatakan, ada enam kasus baru kini menjalani perawatan di rumah sakit rujukan. Termasuk di antaranya bayi laki-laki yang menjalani perawatan di RSUD Loekmono Hadi.

“Sementara lainnya menjalani isolasi mandiri,” ucap Andini Minggu (2/8/2020) sore.

Sebelas orang pasien sendiri, lanjutnya, berasal dari lima kecamatan yang berbeda. Yakni Kecamatan Jekulo empat orang, Kecamatan Mejobo, dan Undaan dua orang. Selain itu Kecamatan Jati, Kota, dan Kaliwungu satu orang.

“Untuk bayi laki-laki berasal dari Desa Kutuk Kecamatan Undaan,” kata dia.

Walau demikian, penambahan pasien sembuh juga cukup banyak terjadi. Di mana juga ada sebelas pasien dalam wilayah yang sudah dinyatakan sembuh pada Minggu sore ini.

Andini merincikan, sebelas pasien tersebut berasal dari Kecamatan Kaliwungu lima orang, Kecamatan Jekulo empat orang. Sementara dua pasien lagi berasal dari Kecamatan Jati, Kudus.

“Mereka merupakan pasien isolasi mandiri yang sudah merampungkan pemantauan dan perawatannya,” tambah dia.

Selain delapan pasien positif baru dan tujuh pasien sembuh, Gugus Tugas juga mencatat ada sebanyak satu pasien yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19.

Yakni seorang laki-laki berusia 59 tahun berdomisili di Desa Besito Kecamatan Gebog. Dia sempat dirawat di RSI Sunan Kudus tanggal 29 Juli 2020 dan akhirnya meninggal dengan penyakit penyerta.Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 663 kasus. Dimana ada sebanyak 73 pasien menjalani perawatan, 186 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 325 pasien yang sudah sembuh dari corona.“Sementara ada 79 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.Selain itu, Kabupaten Kudus juga turut merawat pasien dari luar wilayah. Hingga kemarin, Kudus sudah merawat sebanyak 188 pasien terkonfirmasi positif. Di mana 93 diantaranya sudah dinyatakan sembuh.Kemudian pasien yang menjalani perawatan menyisakan 14 orang dan menjalani isolasi mandiri ada sebanyak 53 orang.“Sementara untuk pasien meninggal ada sebanyak 28 orang,” jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler