Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dokter Andini Aridewi mengatakan, keseluruhan kasus baru kini menjalani perawatan di rumah sakit rujukan maupun melaksanankan isolasi mandiri. Enam pasien di antaranya juga memiliki penyakit penyerta.

“Sementara lainnya tak memiliki riwayat penyakit penyerta,” ucap Andini Rabu (5/8/2020) pagi.

Selain mencatat penambahan pasien positif, Gugus Tugas juga mencatat ada sebanyak 23 pasien dinyatakan sembuh. Kebanyakan, merupakan pasien isolasi mandiri yang sudah merampungkan perawatannya.

“Ada satu yang dirawat di RS Moewardi Solo yang sudah sembuh,” ujarnya.

Selain 26 pasien positif baru dan 23 pasien sembuh, Gugus Tugas juga mencatat ada satu pasien yang meninggal dunia dengan status positif covid-19.

Yaakni seorang laki-laki berusia 63 tahun berdomisili Desa Gondoharum Kecamatan Jekulo. Dia sempat dirawat di RS Mardi Rahayu sejak tanggal 18 Juli 2020 lalu. “Meninggal dengan penyakit penyerta,” jelas Andini.

Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 691 kasus. Di mana ada sebanyak 61 pasien menjalani perawatan, 173 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 376 pasien yang sudah sembuh dari corona.

“Sementara untuk pasien yang meninggal dunia ada 81 pasien, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.Sementara pasien dari luar wilayah tercatat sebanyak 189 pasien terkonfirmasi positif. Sebanyak 94 di antaranya sudah dinyatakan sembuh.Kemudian pasien yang menjalani perawatan menyisakan sembilan orang dan menjalani isolasi mandiri ada sebanyak 58 orang.“Sementara untuk pasien meninggal ada sebanyak 28 orang,” jelas dia.Kabupaten Kudus sendiri, tambah Andini kini masih berada di zona merah. Data tersebut merupakan hasil update Satgas Covid-19 pusat pada tanggal 26 Juli lalu. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler