Sudah Ada 907 Warga Kudus Tertular Covid-19, 249 Pasien Masih Isolasi Mandiri
Anggara Jiwandhana
Rabu, 19 Agustus 2020 08:53:20
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus, dokter Andini Aridewi merincikan, untuk kasus dirawat, ada sebanyak 75 pasien.
Kemudian untuk kasus pasien menjalani isolasi mandiri, sebanyak 249 pasien. Mereka yang menjalani isolasi mandiri, lanjutnya, adalah pasien-pasien tanpa gejala klinis.
“Sementara yang dirawat di rumah sakit memang mereka yang memiliiki penyakit penyerta,” ucap Andini, Rabu (19/8/2020).
Untuk sebaran kasus aktifnya sendiri, Andini mengatakan kecamatan yang paling tinggi memiliki kasus aktif adalah di Kecamatan Jekulo. Di mana ada sebanyak delapan pasien dirawat dan 61 pasien isolasi mandiri.
Selanjutnya adalah dari Kecamatan Kota. Di daerah ini ada 57 kasus aktif yang terdiri dari sepuluh pasien dirawat dan 47 pasien isolasi mandiri. Kemudian disusul Kecamatan Jati dan Mejobo di mana ada sebanyak 47 kasus dan 45 kasus aktif.
Sementara untuk sebaran kasus terendah, lanjutnya, ada di Kecamatan Gebog dengan 14 kasus. “Tiga di antaranya menjalani perawatan dan 11 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri,” kata dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



