Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kudus, dokter Andini Aridewi merincikan, untuk kasus dirawat, ada sebanyak 75 pasien.

Kemudian untuk kasus pasien menjalani isolasi mandiri, sebanyak 249 pasien. Mereka yang menjalani isolasi mandiri, lanjutnya, adalah pasien-pasien tanpa gejala klinis.

“Sementara yang dirawat di rumah sakit memang mereka yang memiliiki penyakit penyerta,” ucap Andini, Rabu (19/8/2020).

Untuk sebaran kasus aktifnya sendiri, Andini mengatakan kecamatan yang paling tinggi memiliki kasus aktif adalah di Kecamatan Jekulo. Di mana ada sebanyak delapan pasien dirawat dan 61 pasien isolasi mandiri.

Selanjutnya adalah dari Kecamatan Kota. Di daerah ini ada 57 kasus aktif yang terdiri dari sepuluh pasien dirawat dan 47 pasien isolasi mandiri. Kemudian disusul Kecamatan Jati dan Mejobo di mana ada sebanyak 47 kasus dan 45 kasus aktif.

Sementara untuk sebaran kasus terendah, lanjutnya, ada di Kecamatan Gebog dengan 14 kasus. “Tiga di antaranya menjalani perawatan dan 11 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri,” kata dia.
Sementara untuk sebaran kasus terendah, lanjutnya, ada di Kecamatan Gebog dengan 14 kasus. “Tiga di antaranya menjalani perawatan dan 11 kasus lainnya menjalani isolasi mandiri,” kata dia.Sementara untuk kasus sembuh secara keseluruhan, Kabupaten Kudus sendiri kini telah mencatat ada sebanyak 473 kasus sembuh. Mereka yang telah sembuh, lanjut Andini, adalah mereka yang telah menyelesaikan isolasi mandirinya maupun telah menjalani perawatan.“Ada kriteria baru untuk pasien sembuh, mereka yang tanpa gejala dan telah merampungkan isolasi mandirinya selama 14 hari, bisa dinyatakan sembuh,” lanjut dia.Kemudian untuk pasien meninggal, kasus pasien meninggal dengan status positif corona di Kudus sendiri kini tercatat sebanyak 110 kasus. Keseluruhannya, memiliki penyakit penyerta. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler