Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dokter Andini Aridewi mengatakan, sembilan pasien baru kini menjalani perawatan di RSUD Loekmono Hadi Kudus.

Sementara satu lainnya, menjalani isolasi mandiri karena tak memiliki penyakit penyerta. “Sementara mereka yang dirawat memang memiliki penyakit penyerta,” kata Andini Kamis (20/8/2020) pagi.

Walau demikian, penambahan pasien sembuh juga cukup banyak terjadi. Di mana ada enam pasien sudah dinyatakan sembuh. Keseluruhannya, juga berasal dari dalam wilayah.

“Mereka merupakan pasien yang sudah merampungkan pemantauan dan perawatannya,” ujarnya.

Selain sepuluh pasien positif baru dan enam pasien sembuh, Gugus Tugas juga mencatat ada sebanyak tiga pasien yang meninggal dunia dengan status positif Covid-19. Dua dari dalam wilayah dan satu dari luar wilayah.

Untuk dua pasien dalam wilayah yakni laki-laki berusia 62 tahun berdomisili di Desa Prambatan Kidul Kecamatan Kaliwungu. Pasien sempat dirawat di RSI Sunan Kudus sejak 13 Agustus 2020 dengan penyakit penyerta.

Kemudian laki-laki berusia 44 tahun berdomisili di Desa Gribig Kecamatan Gebog. Dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi tanggal 12 Agustus 2020 dengan penyakit penyerta.

Sedangkan satu kasus meninggal berasal dari luar wilayah adalah seorang perempuan berusia 58 tahun dari Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Ia dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi tanggal 4 Agustus 2020 dengan penyakit penyerta.
Sedangkan satu kasus meninggal berasal dari luar wilayah adalah seorang perempuan berusia 58 tahun dari Kecamatan Mijen Kabupaten Demak. Ia dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi tanggal 4 Agustus 2020 dengan penyakit penyerta.“Keseluruhannya meninggal karena penyakit penyerta,” ujar Andini.Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 917 kasus. Di mana ada sebanyak 63 pasien menjalani perawatan, 263 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 479 pasien yang sudah sembuh dari corona.“Sementara ada 112 pasien yang meninggal dunia, keseluruhannya karena penyakit penyerta,” lanjutnya.Kemudian untuk kasus suspek corona dalam wilayah, yakni ada sebanyak 79 suspek dirawat, 51 suspek jalani isolasi mandiri, dan sembilan suspek dirujuk dan meninggal 71 orang.Untuk kasus suspek yang telah dinyatakan selesai, adalah sebanyak 1.005 orang. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler