Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kasus baru tersebut pun menambah jumlah pasien corona di Kota Kretek menjadi 390 kasus aktif. Sebanyak 314 pasien menjalani isolasi mandiri dan 76 pasien sisanya menjalani perawatan di rumah sakit rujukan.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi mengatakan, dari 28 kasus baru itu 21 pasien tengah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sementara tujuh pasien lainnya, diperbolehkan isolasi mandiri karena telah memenuhi kriteria. “Mereka tidak bergejala dan tidak memiliki penyakit penyerta,” kata Andini Rabu pagi.

Selain mencatat adanya 28 kasus baru, Gugus Tugas, lanjut Andini, juga mencatat adanya 13 kasus pasien sembuh baru. Mereka yang dinyatakan sembuh, adalah pasien yang sudah memenuhi kriteria terbaru dari Kementerian Kesehatan dan WHO.

“Mereka juga telah merampungkan perawatan dan pemantauannya,” ujarnya.

Gugus Tugas juga, kata Andini, masih mencatat adanya lima kasus kematian dengan status positif corona. Yakni perempuan berusia 72 tahun berdomisili di Desa Pladen Jekulo, laki-laki berusia 31 tahun berdomisili di Desa Bacin Bae.

Kemudian perempuan berusia 77 tahun berdomisili di Desa Barongan Kecamatan Kota, serta laki-laki berusia 73 tahun berdomisili di Kelurahan Wergu Kulon Kecamatan Kota, dan laki-laki berusia 63 tahun berdomisili di Desa Gribig Kecamatan Gebog.

“Semuanya sempat mendapat perawatan di rumah sakit dan meninggal karena penyakit penyertanya,” jelas Andini.Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 1.058 kasus. Di mana ada sebanyak 76 pasien menjalani perawatan, 314 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 538 pasien yang sudah sembuh dari corona.“Sementara ada 130 pasien yang meninggal dunia,” lanjutnya.Kemudian untuk kasus suspek corona dalam wilayah, yakni ada sebanyak 70 suspek dirawat, 64 suspek jalani isolasi mandiri, dan sepuluh suspek dirujuk dan meninggal 72 orang.Untuk kasus suspek yang telah dinyatakan selesai, adalah sebanyak 1.027 orang. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler