Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sumirin (50), penjaga kandang ayam menjelaskan kobaran api tiba-tiba muncul dari kandang ayam sekitar pukul 07.00 WIB. Api, kemudian merambat hingga membakar seluruh kandang ayam.

Warga sempat coba memadamkan api. Namun karena terlalu cepatnya api merembet, warga tak bisa menyelamatkan sisa kandang dan sempat menyambar sebagian kandang lainnya.

"Ayam di kandang yang habis terbakar ada sebanyak 13 ribu, umurnya sekitar 12 hari," katanya di sela pemadaman.

Untuk luasan kandang ayam sendiri, kata dia, memiliki lebar sekitar 14 meter. Dengan panjang kandang kira-kira sekitar 70 hingga 80 meter.

"Kira-kira segitu, kami tidak bisa menyelamatkan ayam-ayamnya karena api sangat cepat membesar," lanjutnya.

Untuk sumber api, diperkirakan karena adanya korsleting arus listrik. "Kerugiannya sekitar 500 juta, termasuk pakan, kandang, dan ayam yang terbakar," jelasnya.

Sementara koordinator pemadam Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Agus H mengatakan, api sangat cepat merembet karena kandang terbuat dari kayu.Selain itu, alas kandang yang terbuat dari jerami pun membuat api semakin membesar. "Sehingga langsung hangus, bangunannya sudah habis," ucap dia.Pihak pemadam sendiri, kata dia, sempat kesulitan menemukan lokasi. Karena minimnya informasi awal. "Kami kemudian memanfaatkan jaring relawan untuk menemukan titik lokasi," terangnya.Sementara proses pemadaman hingga berita ini diturunkan masih berlangsung. Total mobil pemadam yang diterjunkan sebanyak lima unit. Dua unit dari BPBD, dua dari Damkar Pemkab Kudus, dan satu dari perusahaan swasta. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler