Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pengelola gedung, Arman (47) mengatakan, dalam gudang tersebut, setidaknya ada sekitar 300 mebel siap finishing. Mulai dari meja, kursi, hingga lemari. Semua, kata dia, terbuat dari kayu jati.

"Kerugian kurang lebih sekitar semiliar lebih, itu belum termasuk bangunannya," kata dia.

Untuk bangunan gudangnya sendiri, memiliki luas sekitar 50x30 meter. Keseluruhannya hangus terbakar.

Berdasarkan keterangannya, kebakaran diketahui sekitar pukul 4.30 WIB. Sebelun muncul api, terdengar suara ledakan yang cukup keras dari dalam gudang. "Seperti ledakan listrik korsleting," ucap dia.

Walau demikian, pihaknya pun kurang mengetahui pasti bagaimana kebakaran bisa meluluhlantahkan gudang yang ia kelola tersebut. Lantaran dia tidak sedang berada di lokasi saat awal peristiwa terjadi.

Arman menambahkan, gudang tersebut sebelumnya sudah lama tutup selama masa pandemi. Baru sepuluh hari ke belakang mereka beroperasi lagi karena ada pesanan.
Arman menambahkan, gudang tersebut sebelumnya sudah lama tutup selama masa pandemi. Baru sepuluh hari ke belakang mereka beroperasi lagi karena ada pesanan."Namun malah sekarang ludes terbakar, kasihan para pekerja, harus libur kembali," tandasnya.Sementara Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kudus Budi Waluyo mengatakan, kebakaran tersebut menghabiskan semua isi dan bangunan gudang.Selain itu, satu mobil pikap juga ikut rusak akibat kebakaran. "Untuk saat ini pemadaman masih dilakukan dengan melibatkan empat pemadam kebakaran," jelas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler