Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sementara sebagian besar lainnya diizinkan untuk menjalani isolasi mandiri.

“Sementara 128 lainnya kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah ataupun di sejumlah fasilitas,” ucap Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP) Kudus dokter Andini Aridewi, Senin (21/9/2020) pagi.

Para pasien yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit, kata Andini, sebagian besar bergejala berat dan memiliki penyakit penyerta. “Sehingga perlu perawatan yang intensif,” kata dia.

Sementara para pasien yang menjalani isolasi mandiri, tambahnya, umumnya tidak bergejala. Namun, mereka tetap diwajibkan berdiam diri di tempat isolasinya masing-masing.

“Dengan dipantau oleh petugas kesehatan masing-masing puskesmas wilayah,” lanjut dia.

Andini pun berharap, para pasien yang tengah menjalani isolasi mandiri benar-benar bisa menjalankannya dengan baik dan benar. Sehingga tidak ada kasus penularan yang terjadi kembali.

“Kasus terpapar akan turun jika para pasien menjalankan isolasi dengan benar,” ujar dia.Sementara untuk kasus pasien sembuh, kini berada angka di 1.046 orang. Keseluruhan dari mereka telah dinyatakan seembuh setelah menjalani perawatan ditambah isolasi mandiri.“Sedang untuk kasus kematian,ada sebanyak 191 pasien. Semua karena penyakit penyerta,” jelas dia.Kemudian ada sebanyak 669 kontak erat masih dipantau, 148 suspek, dan 45 probable. Dari 148 suspek dalam wilayah sebayak 43 dirawat, 96 isolasi mandiri dan 9 dirujuk.Untuk 45 kasus probable dalam wilayah terdapat 45 kasus meninggal.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler