Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sebelumnya Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO merilis jika Covid-19 tak hanya menyebar melalui droplet atau tetesan, tapi juga airborne.

Sejumlah golongan rentan yang dimaksud adalah golongan lansia, ibu hamil dan balita. Selain itu juga orang-orang yang memiliki penyakit gula hingga asma.

“Kami harapkan untuk bisa mengurangi aktivitas di luar rumah,” kata Plt Kepala DKK Kudus dokter Abdul Aziz Achyar, Senin (21/9/2020) siang.

Selain itu, sejumlah golongan yang rentan tertular tersebut juga diminta untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Penambahan vitamin dan suplemen sangat dianjurkan.

“Untuk menambah imun, sehingga daya tahan tubuhnya kuat,” ujarnya.

Aziz menyatakan, masyarakatlah yang kini menjadi kunci dari penekanan kurva penularan corona di Kudus.

“Para tenaga kesehatan juga tetap terus berupaya memberikan yang terbaik semaksimal mungkin,” terangnya.

Baca: Risiko Tinggi, Ganjar Minta Penderita Penyakit Gula dan Hipertensi Tidak Kelayapan

Dari pihak DKK sendiri, tambahnya, memiliki progam untuk membekali ibu hamil yang menjadi kelompok rentan dengan paket penambah nutrisi untuk meningkatkan imun.
Dari pihak DKK sendiri, tambahnya, memiliki progam untuk membekali ibu hamil yang menjadi kelompok rentan dengan paket penambah nutrisi untuk meningkatkan imun.Dalam paketan nutrisi yang diberikan, kata dia, di antaranya berisi susu khusus ibu hamil, biskuit, dan suplemen tambah darah.Khusus untuk suplemen tambah darah, Aziz mengatakan ibu hamil memang diharapkan mengonsumsi suplemen secara rutin. Dengan anjuran, selama hamil, diminum setidaknya 90 tablet."Sehingga menghindarkan ibu dari anemia dan ketika melahirkan nanti tidak pendarahan," lanjutnya.Jangka panjangnya, lanjut dia, adalah menekan angka kematian ibu (AKI) pada ibu melahirkan di Kota Kretek.Selain itu, asupan nutrisi juga diharapkan bisa mencegah ibu hamil terpapar virus corona. Walau memang hal tersebut juga memang menjadi tanggung jawab keluarga ibu hamil."Setidaknya bisa menambah imunitas ibu hamil, mengingat kasus ibu hamil yang terkena corona di Kudus cukup tinggi," jelasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler