Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi merincikan, tiga lansia tersebut yang pertama adalah seorang laki-laki berusia 65 tahun.

Dia, berdomisili di Desa Ngembalrejo Kecamatan Bae. Sempat dirawat di RS Mardi Rahayu tanggal 27 Agustus hingga 8 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.

Kemudian yang kedua, kata dia, adalah seorang perempuan berusia 64 tahun berdomisili di Desa Pasuruhan Kidul Kecamatan Jati. Dia sempat dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi tanggal 28 Agustus hingga 12 September 2020 kemudian dilanjutkan dengan isolasi mandiri.

“Sementara satu lansia lagi, adalah seorang laki-laki berusia 63 tahun berdomisili di Desa Ploso Kecamatan Jati. Dirawat di RSUD dr Loekmono Hadi,” ucap Andini Kamis pagi.

Selain tiga lansia, empat pasien yang berusia produktif juga turut dinyatakan sembuh karena telah menyelesaikan perawatannya dan isolasi mandiri.

“Walau demikian ada sepuluh penambahan kasus yang terjadi, semuanya berusia produktif,” kata dia.

Sementara untuk kasus kematian pasien positif corona, sudah dua hari ini Kabupaten Kudus mencatatkan zero kematian. “Walau memang ada satu kasus kematian pasien probabel kemarin,” tambahnya.Sementara secara keseluruhan, total kasus corona di Kabupaten Kudus kini menyentuh angka 1.440 orang. Dari jumlah tersebut masih ada 43 pasien dirawat dan 121 pasien menjalani isolasi mandiri.Sementara untuk pasien sembuh kini mencapai 1082 orang. Kemudian untuk angka kematian kini berada di angka 192 orang.Kemudian, masih ada sebanyak 777 kontak erat masih dipantau, 145 suspek, dan 47 probable. Dari 145 suspek dalam wilayah sebayak 53 dirawat, 83 isolasi mandiri dan 9 dirujuk. Untuk 47 kasus probable dalam wilayah terdapat 47 kasus meninggal. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler