Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Dua kasus tersebut berasal dari Kecamatan Purwodadi, dan Kecamatan Gubug. Pasien baru dari Purwodadi diketahu merupakan seorang perempuan usia 47 tahun, dan kini dirawat di RS Tlogorejo Semarang.

Dengan penambahan ini, jumlah kasus positif corona di Kecamatan Purwodadi bertambah menjadi 92 orang. Dengan angka sebanyak ini, kasus positif corona di Kecamatan Purwodadi menjadi yang terbanyak se-Kabupaten Grobogan

Sementara pasien dari Kecamatan Gubug menurut Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Grobogan Endang Sulistyoningsih adalah seorang perempuan usia 51 tahun dari Kecamatan Gubug, dan dirawat di RS Wongsonegoro Semarang.

“Perkembangan hari ini hanya ada dua kasus baru yang muncul. Untuk pasien sembuh dan pasien positif Covid-19 yang meninggal nihil,” katanya.

Dengan perkembangan ini, maka total kasus positif Covid-19 di Grobogan menjadi 453 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 351 pasien sudah berhasil sembuh.

Sementara pasien positif yang meninggal dunia tercatat ada 62 orang. Saat ini pasien yang masih dirawat atau menjalani isolasi mandiri sebanyak 40 orang.

Dari 453 kasus tersebut, kasus paling banyak berada di Kecamatan Purwodadi dengan 92 kasus. Urutan berikutnya adalah Kecamatan Toroh dengan 50 kasus. Kasus terbanyak ketiga ada di Kecamatan Gubug dengan 45 kasus.
Dari 453 kasus tersebut, kasus paling banyak berada di Kecamatan Purwodadi dengan 92 kasus. Urutan berikutnya adalah Kecamatan Toroh dengan 50 kasus. Kasus terbanyak ketiga ada di Kecamatan Gubug dengan 45 kasus.Sedangkan wilayah yang paling sedikit kasusnya adalah Kecamatan Klambu yang hanya ada dua kasus saja. Kemudian, Kecamatan Kedungjati ada empat kasus.“Kasus paling banyak sejauh ini ada di Kecamatan Purwodadi. Sedangkan kasus paling sedikit di Klambu,” terangnya.Terkait kondisi itu, Endang mengingatkan bahwa pandemi belum berakhir. Untuk itu, ia meminta masyarakat agar selalu melaksanakan protokol kesehatan saat melaksanakan aktivitas sehari-hari agar terhindar dari penularan Covid-19.“Gunakan masker, jaga jarak, jangan berkerumun, dan cuci tangan pakai sabun untuk mencegah penularan Covid-19,” tegasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler