Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka diketahui terkonfirmasi usai menjalani swab tracing kontak ASN Pemkab Kudus beberapa waktu lalu.

Kepala BPPKAD Kudus Eko Djumartono membenarkan hal tersebut. Hanya, pihaknya tidak bisa memberikan keterangan terkait jumlah pegawainya yang terkonfirmasi positif corona.

“Itu wewenangnya Gugus Tugas, kami tidak berwenang menyampaikannya,” ucap dia via pesan singkat whatsapp, Selasa (6/10/2020).

Para pegawai yang terkonfirmasi positif pun kini menjalani isolasi. Sementara pegawai lainnya, masih bekerja seperti biasa.

https://www.instagram.com/p/CF_2GfVpEUp/

“Dari kami (BPPKAD) ada sembilan orang yang WFH, saya tidak menyebut mereka positif ya, itu bisa dikonfirmasi ke Gugus Tugas,” tambah dia.
“Dari kami (BPPKAD) ada sembilan orang yang WFH, saya tidak menyebut mereka positif ya, itu bisa dikonfirmasi ke Gugus Tugas,” tambah dia.Eko menambahkan, penyemprotan ruang kerja dengan cairan disinfektan sudah dilakukan hari ini. Pihaknya pun mengimbau bagi pegawai yang tetap masuk untuk terus menerapkan 3M atau mencuci tangan, memakai masker dan menjaga jarak.Selain itu, semua tamu sementara ditemui di luar area kantor. “Sementara tamu kami alihkan untuk bertemu di luar area kantor,” jelas dia.Sementara Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi belum memberikan konfirmasi terkait hal ini.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler