Ada 13 Kasus Corona Baru di Kudus, Masyarakat Kembali Diingatkan 3M
Anggara Jiwandhana
Sabtu, 17 Oktober 2020 19:58:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dokter Andini Aridewi mengatakan, 13 pasien tersebut berasal dari sembilan tujuh kecamatan.
Yakni enam orang dari Kecamatan Kota. Kemudian dua orang dari Kecamatan Mejobo.
“Serta masing-masing satu orang dari Kecamatan Bae, Dawe, Jati, Jekulo, Undaan,” katanya.
Adanya 13 kasus baru tersebut pun menjadikan kasus aktif corona di Kudus menjadi 127 pasien aktif. Oleh karena itu, Andini berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan yang berlaku. Yakni dengan 3M.
https://www.instagram.com/p/CGYmRhOJhHe/
3M sendiri, tambah dia, adalah memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah, menjaga jarak ketika di kerumunan, dan mencuci tangan menggunakan sabun.
“Masyarakat bisa dikatakan adalah garda terdepan untuk perangi Covid-19 ini. Sementara tenaga medis akan berupaya penuh merawat pasien-pasien corona,” tegas Andini.
Andini pun mengingatkan agar masyarakat Kudus untuk tidak menyentuh area wajah sebelum mencuci tangan dengan sabun. Karena dikhawatirkan ada droplet yang menempel di tangan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



