Begini Cara RSUD Loekmono Hadi Kudus Tangani Pasien dengan Gejala Covid-19
Anggara Jiwandhana
Jumat, 23 Oktober 2020 16:06:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Direktur RSUD Loekmono Hadi Kudus dr Abdul Aziz Achyar mengatakan, khusus untuk pasien dengan gejala corona, penanganannya tak boleh lebih dari satu jam.
“Jadi setelah dia datang di IGD, langsung di rontgen dan dicek laboratnya,” katanya usai melaunching layanan Manuto Yo Mas di Gedung RSUD Kudus, Jumat (23/10/2020).
Usai dicek laboratnya, setengah jam setelahnya suspek akan dilakukan uji swab. Dengan alat yang dimiliki pihak RSUD sendiri, hasilnya akan terlihat lebih cepat.
“Jadi misal pasien datang pukul 10 dia harus rampung laborat dan rontgen pukul 11.00 WIB. Setengah jamnya langsung dilakukan swab dan ditempatkan di ruang isolasi jika memang membutuhkan perawatan,” rinci dia.
https://www.instagram.com/p/CGpAW7PJ2S7/
Waktu yang dibutuhkan pihak RSUD untuk mengecek sampel swab sendiri diakui Aziz lebih cepat. Jika yang lalu membutuhkan waktu berhari-hari, kini satu hari sudah keluar hasilnya.
“Karena sekarang dalam sehari bisa sampai 400 sampel per harinya,” terangnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



