Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Arina, diketahui merupakan pelajar kelas sepuluh MAN 1 Kudus yang  menjadi salah satu perwakilan Jawa Tengah dalam kegiatan parlemen remaja 2020 se-Indonesia 2 hingga 6 November secara daring.

Dalam kesempatan tersebut, Arina diajak berkeliling dan mencoba kursi pimpinan sidang paripurna. Serta memperagakan menjadi pemimpin sidang sembari didampingi Masan. Lengkap dengan ketok palu di akhir peragaannya.

Ketua DPRD Kudus Masan mengapresiasi seorang Arina. Menurutnya, memang seperti inilah seorang pemuda Indonesia. Harus melek politik sejak dini.

Dengan begitu, stigma negatif tentang politik akan bisa dihilangkan karena tahu bagaimana proses dalam berpolitik itu sendiri. “Memang harus dilakukan sejak dini, biar tahu bagaimana politik itu,” ucap Masan.

Semakin melek remaja akan politik, maka semakin pintar juga mereka untuk berpartisipasi dalam demokrasi. Hal kecil yang bisa dirasakan adalah meningkatnya kualitas pemilu. Karena semakin banyak remaja melek politik, maka semakin berkualitas pula pemilihnya.

“Sehingga bumbu money politik bisa perlahan menghilang seiring meningkatnya kualitas pemilu,” ujarnya.

Pihaknya pun berharap sekolah di Kudus juga turut mengenalkan politik. Sehingga partisipasi dan kualitas remaja di kancah politik ke depannya bisa cerah.

“Dengan begitu pembangunan daerah bisa berjalan lebih baik lagi karena kebijakan-kebijakan yang dicetuskan remaja melek politik,” tandasnya.
“Dengan begitu pembangunan daerah bisa berjalan lebih baik lagi karena kebijakan-kebijakan yang dicetuskan remaja melek politik,” tandasnya.Sementara Arina, mengaku senang karena telah diundang ke gedung dewan. Dia pun bercita-cita untuk menjadi anggota dewan sehingga bisa membela dan menyuarakan kepentingan rakyat.“Tentu jika Tuhan menghendaki, saya ingin, saya akan terus belajar,” kata dia.Sementara Kepala MAN 1 Kudus Suhamto menjelaskan, dalam Parlemen Remaja 2020 ada 1.324 siswa yang mengikuti kegiatan tersebut. Di Jawa Tengah sendiri, Arina termasuk salah satunya.Karena melihat potensi tersebut, pihaknya pun berencana untuk membuka ekstra kurikuler parlemen remaja. Guna memfasilitasi para siswanya yang ingin belajar berpolitik sejak dini.“Nanti akan kami buka ekstra kurikuler sehingga minat siswa bisa ditampung,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler