Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kudus Abdul Azis Achyar menjelaskan, yang terpenting adalah dua hal tersebut. Pihaknya pun memastikan akan terus melakukan penelusuran kontak dan menyisir golongan rentan terpapar.

Karena menurut dia, apabila jumlah kasus temuan Covid-19 menurun tanpa adanya penelusuran kontak, maka akan terjadi kegagalan dalam surveillance atau pengawasan.

“Tujuan penelusuran kontak adalah mempermudah pemetaan dan pengawasannya,” katanya, Jumat (20/11/2020) pagi.

Dari sisi jumlah kasus, kata dia, memang akan mengalami kenaikan. Namun, bukan berarti tidak bisa turun ke zona kuning ataupun hijau.

Karena hal terpenting adalah bisa meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian sesuai harapan.

Kabupaten Kudus  sendiri, kata Aziz, juga tergolong siap dengan sarana dan prasarana penunjang untuk penanganan pasien Covid-19.

“Termasuk jumlah tempat tidur untuk menangani pasien dalam jumlah banyak sekalipun, Kudus juga memiliki laboratorium,” jelas dia.

Sementara Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kudus HM Hartopo menginstruksikan pada semua elemen masyarakat Kota Kretek untuk tak asal-asalan memakai masker. Hal tersebut dilakukan agar penularan virus corona benar-benar bisa dicegah.“Jangan sampai pakai masker hanya untuk formalitas, masyarakat perlu tahu bagaimana penularan corona ini,” kata Hartopo.Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat mau mematuhi protokol kesehatan. Mulai dari pakai masker, mencuci tangan dengan sabun, serta menghindari kerumunan dan menjaga jarak.Hartopo menambahkan, meskipun berada di dalam ruangan kerja, sebaiknya tetap memakai masker. Begitu pula dengan masyarakat yang makan di warung makan atau tempat lainnya.“Sebaiknya jangan sambil berbicara, kecuali sudah memakai masker kembali, silakan berbicara agar tidak terjadi penularan kasus,” tegas dia. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler