Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sementara, secara keseluruhan kasus Covid-19 dalam wilayah sudah menyentuh angka 2.406 kasus. Sebanyaj 194 kasus di antaranya merupakan kasus aktif. Dengan rincian, sebanyak 78 pasien menjalani perawatan dan 116 pasien menjalani isolasi mandiri.

Kemudian ada sebanyak 1.848 pasien yang sudah sembuh dari corona. Sementara untuk kasus meninggal dunia kini menyentuh angka 267 orang.

Juru bicara GTPP Kudus dokter Andini Aridewi menjelaskan, penambahan pasien kali ini, tersebar merata di sembilan kecamatan di Kudus. Dengan penambahan paling banyak, berasal dari Kecamatan Jekulo.

“Ada sepuluh kasus baru di Jekulo, disusul Kecamatan Jati sembilan kasus, dan Kaliwungu empat kasus baru,” kata Andini Minggu siang.

Sementara penambahan lainnya, lanjut dia, berasal dari Kecamatan Gebog, Bae, dan Mejobo yang masing-masing menyumbang dua kasus baru. Serta maisng-masing satu kasus baru di Kecamatan Dawe, Kota, dan Undaan.

“Kami juga mencatat ada empat kematian pasien corona dengan status positif baru, yakni di Kecamatan Bae, Jati, Kota, dan Kaliwungu,” sambungnya.

Walau demikian, kenaikan kasus baru juga dibarengi dengan kenaikan pasien sembuh. Di mana ada 17 pasien corona yang telah dinyatakan sembuh dari virus tersebut.
Walau demikian, kenaikan kasus baru juga dibarengi dengan kenaikan pasien sembuh. Di mana ada 17 pasien corona yang telah dinyatakan sembuh dari virus tersebut.“Walau demikian bukan berarti masyarakat boleh mengendurkan protokol kesehatan,” tegas dia.Andini menambahkan, saat ini cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan corona adalah dengan menerapkan 3M dengan ketat.Yakni mencuci tangan sebelum atau setelah beraktifitas dan menyentuh barang. Kemudian menggunakan masker tiga lapis ketika berada di luar rumah. Hingga menjaga jarak untuk menghindari kontak fisik.“Jika itu bisa dimaksimalkan maka akan bisa mencegah penularan,” tandasnya. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler