Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pasien positif baru tersebut, tersebar di sembilan kecamatan. Dengan penambahan kasus paling banyak yakni di Kecamatan Gebog enam orang, disusul Kecamatan Jati lima orang, dan masing-masing tiga orang dari Kecamatan Kota dan Bae.

Sementara sisanya berasal dari Kecamatan Kaliwungu dan Dawe masing-masing dua dan Kecamatan Undaan dan Mejobo masing-masing satu.

Jumlah tersebut pun menambah kasus aktif pasien corona di Kabupaten Kudus menjadi 200 pasien. Dengan rincian 105 pasien menjalani isolasi mandiri dan 95 pasien menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Kudus.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kudus dokter Andini Aridewi pun kembali menegaskan kepada masyarakat untuk tidak mengendurkan penerapan protokol kesehatan.

Terlebih ketika masyarakat berada dalam kegiatan kerumunan. Mereka sangat diminta untuk memakai masker dan mencuci tangan sebelum atau setelahnya. “Serta tetap berupaya untuk menjaga jarak,” kata Andini Rabu (25/11/2020).

Para pasien yang kini tengah dirawat di rumah sakit juga terus diupayakan kesembuhannya. Oleh karena itu pihaknya berharap semua pasien yang menjalani isolasi mandiri untuk tetap bisa menerapkan isolasinya dengan maksimal.

“Hal tersebut guna mencegah penularan corona yang lebih luas lagi,” ujarnya.

Selain mencatat adanya penambahan pasien baru, pihaknya juga mencatat ada sepuluh pasien sembuh baru. “Walau demikian bukan berarti masyarakat boleh mengendurkan protokol kesehatan,” tegas dia.Andini menambahkan, saat ini cara yang paling ampuh untuk mencegah penularan corona adalah dengan menerapkan 3M dengan ketat.Yakni mencuci tangan sebelum atau setelah beraktivitas dan menyentuh barang. Kemudian menggunakan masker tiga lapis ketika berada di luar rumah. Hingga menjaga jarak untuk menghindari kontak fisik. “Jika itu bisa dimaksimalkan maka akan bisa mencegah penularan,” tandasnya.Sementara secara keseluruhan, kasus dalam wilayah sudah menyentuh angka 2.279 kasus. Di mana ada sebanyak 62 pasien menjalani perawatan, 118 pasien menjalani isolasi mandiri, dan ada sebanyak 1.848 pasien yang sudah sembuh dari corona.Sementara untuk kasus meninggal dunia kini menyentuh angka 251 orang. Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler