Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pelaksana Tugas (Plt( Bupati Kudus HM Hartopo mengatakan, pihaknya baru akan mempertimbangkan sekolah tatap muka jika Kabupaten Kudus sudah berzona kuning atau bahkan hijau.

Sebelum itu, pihaknya ingin semua elemen terkait memfokuskan diri untuk menekan angka penularan corona di Kudus. Apalagi kini, trennya tengah naik menjadi 200 kasus.

“Tentu ada banyak pertimbangan, tapi yang terpenting adalah menekan kasus terlebih dahulu,” ucap Hartopo Rabu (25/11/2020).

Pihaknya pun tidak menutup kemungkinan jika pada awal Januari 2021 belum ada perubahan zona, maka sekolah tatap muka bisa saja belum terlaksana.

Sampai saat ini sendiri, Kabupaten Kudus masih berstatus zona oranye dengan tingkat penularan virus corona tingkat sedang.

Walau demikian, pihaknya tetap menginstruksikan Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus untuk melakukan persiapan.“Terutama ketersediaan sarana dan prasarana dalam penerapan protokol kesehatan di lingkungan sekolah,” katanya.Sementara Pkt Kepala Disdikpora Kudus Harjuna Widada mengatakan tetap akan meminta izin pada Plt Bupati Kudus terlebih dahulu sebelum membuka sekolah tatap muka di 2021 mendatang.Dengan jenjang yang direncanakan dibuka adalah PAUD, TK, SD, dan SMP. “Jika dimungkinkan dan diperbolehkan, akan menggunakan sistem sif dengan prokes yang ketat,” tandasnya.Reporter: Anggara JiwandhanaEditor: Ali Muntoha

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler